Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

HypeNTrend – Industri musik Indonesia kembali menghadirkan gebrakan baru lewat kemunculan Neo Funk Therapy (NFT), proyek musik yang digawangi Winky Wiryawan, Panji Ndrio, dan Bowie Champa. Berawal dari eksperimen mengaransemen ulang lagu-lagu favorit, trio ini kini resmi melangkah ke industri musik profesional dengan merilis single perdana mereka.
Rilisan debut tersebut adalah “Kita Ke Sana โ NFT Remix”, versi resmi dari lagu populer milik Hindia yang hadir dengan sentuhan funk, disco, house, hingga psychedelic. Lagu ini resmi tersedia di berbagai platform streaming digital mulai 25 September 2026 di bawah label HALOS Records.
Neo Funk Therapy lahir bukan dari rencana besar, melainkan kebiasaan sederhana Winky dan Panji yang gemar mengaransemen ulang lagu-lagu lintas generasi. Mereka mengunggah berbagai video cover dan remix ke media sosial hanya untuk bersenang-senang.
Tak disangka, konten-konten tersebut mendapat respons positif dari banyak penikmat musik. Antusiasme publik menjadi titik balik yang membuat proyek ini berkembang dari sekadar hobi menjadi identitas musikal yang lebih matang.
Formasi NFT kemudian semakin solid setelah drummer sekaligus musisi senior Bowie Champa bergabung. Kehadiran Bowie memperkaya karakter musik mereka dengan eksplorasi ritme dan groove yang lebih dinamis.
Alih-alih terpaku pada satu aliran, Neo Funk Therapy memilih menjadikan funk sebagai fondasi yang bebas berkolaborasi dengan berbagai warna musik. Dalam karya-karyanya, mereka memadukan elemen disco, house, rock, hingga nuansa psychedelic menjadi pengalaman mendengarkan yang segar.
Pendekatan inilah yang menjadi ciri khas NFT: mengambil lagu yang sudah dikenal publik, lalu membawanya ke dunia musikal mereka tanpa menghilangkan identitas karya aslinya.
“Mengambil sesuatu yang sudah familiar bagi pendengar, kemudian membawanya ke dalam dunia Neo Funk Therapy tanpa kehilangan karakter dari karya aslinya,” ungkap personel NFT mengenai proses kreatif mereka.
Pemilihan lagu “Kita Ke Sana” bukan tanpa alasan. Sebelum menjadi rilisan resmi, versi performa dan remix lagu tersebut sudah lebih dulu viral di media sosial melalui berbagai penampilan NFT.
Kini, dengan izin resmi dari pemilik karya, lagu tersebut hadir sebagai official remix yang menawarkan nuansa baru. Groove funk yang hangat dipadukan dengan energi dance membuat lagu ini terasa lebih playful, namun tetap mempertahankan emosi dari versi orisinal Hindia.
Keberhasilan memperoleh lisensi resmi juga menjadi penanda bahwa Neo Funk Therapy bukan lagi sekadar proyek cover, melainkan grup musik dengan arah profesional yang jelas.
Bagi Winky, Panji, dan Bowie, debut ini merupakan awal dari perjalanan yang lebih panjang. Di tengah industri musik Indonesia yang belum banyak menghadirkan eksplorasi funk sebagai identitas utama, NFT ingin menghadirkan alternatif baru bagi pendengar.
Didukung HALOS Records, mereka telah menyiapkan berbagai materi musik berikutnya untuk terus memperluas eksplorasi lintas genre. Dengan chemistry yang terbangun secara organik dan keberanian bereksperimen, Neo Funk Therapy menjadi salah satu nama baru yang layak dinantikan dalam peta musik Indonesia.